MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • SULSEL/
  • Hari ke-6 di Sulsel, Alam Ganjar Dalami Budaya dan Sejarah Kerajaan Bone
Hari ke-6 di Sulsel, Alam Ganjar Dalami Budaya dan Sejarah Kerajaan Bone

Hari ke-6 di Sulsel, Alam Ganjar Dalami Budaya dan Sejarah Kerajaan Bone

BONE, iNews.id  – Muhammad Zinedine Alam Ganjar sudah memasuki hari keenam berkunjung ke Sulawesi Selatan. Kunjungan kali ini membuat Alam Ganjar lebih mendalami budaya dan sejarah Kerajaan Bone.

Alam berangkat pagi dini hari bersama rombongan dan menuju sejumlah titik yang dituju. Kunjungan pertamanya sesusai tiba di Bone, Alam disambut oleh para Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai koalisi beserta relawan dari pasangan Ganjar-Mahfud. Alam tampak berbincang dan menikmati santap pagi.

Setelah itu, Alam diajak berkelilingi Tugu Nol Kilometer Bone sebelum akhirnya singgah di Museum La Pawawoi, Rabu (6/12/2023). Alam disambut oleh ratusan masyarakat sejak pagi hari yang hendak ingin melihat dan berfoto dengan dirinya. Alam pun tampak kagum dengan sejarah besar yang pernah ditorehkan oleh kerajaan Bone.

“Luar biasa, baru sebentar di Bone kita sudah lihat beberapa sejarah dan budayanya Bone, luar biasa kuat, ternyata kerajaan Bone seringkali dipimpin oleh perempuan dan itu yang membuat saya kagum,” ucap Alam.

Sejarah mencatat bahwa kerajaan Bone didirikan oleh Manurunge ri Matajang pada 1330 masehi.

“Apalagi Bone memiliki budaya islam yang cukup kuat, terlebih dengan adanya pemimpin perempuan, hal tersebut menunjukan toleransi terhadap gender itu sudah ditanam sejak dulu dan itu yang saya salut,” katanya.

Alam pun memperoleh informasi perkembangan sejarah Bone. Meski sempat menjadi penguasa utama di Sulawesi Selatan, Bone akhirnya berada di bawah kendali Belanda pada 1905.

“Berbagai macam sejarah Bone dari masa pra sejarah sampai setelah jadi Republik Indonesia semua ada di sini,” tutur Alam.

Editor : Nani Suherni

Follow Berita iNewsSulsel di Google News

Bagikan Artikel:

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21