MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • SULSEL/
  • Banjir 3 Meter Rendam 1.263 Rumah di Kolaka Sulawesi Tenggara
Banjir 3 Meter Rendam 1.263 Rumah di Kolaka Sulawesi Tenggara

Banjir 3 Meter Rendam 1.263 Rumah di Kolaka Sulawesi Tenggara

JAKARTA, iNews.idBanjir setinggi 3 meter merendam 1.263 rumah warga di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Banjir yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Ulu Wolo setelah diguyur hujan deras itu terjadi, Sabtu (20/1/2024) sore.

Informasi yang didapatkan dari laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah yang saat ini terdampak banjir tersebar di lima kecamatan meliputi Kelurahan Watuliandu, Lamokato di Kecamatan Kolaka; Kelurahan Sakuli, Mangolo, Latambaga, Ulunggolaka, Induha di Kecamatan Latambaga. 

Selain itu, Desa Konaweha, Ulu Konaweha, Latuwo, Tamboli, Amamotu di Kecamatan Samaturu; Kelurahan Ulu Wolo dan Wolo Kecamatan Wolo, serta Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa.

Warga menyelamatkan diri setelah rumahnya terendam banjir di Kolaka. (Foto: BNPB)

Ketinggian banjir bervariasi mulai 50 hingga 300 cm merendam 1.263 unit rumah (1.263 KK), 3 unit masjid, 50 Ha sawah, dan 30 Ha perkebunan terendam air.

Kepala Pelaksana BPBD Kolaka, Akbar mengatakan, BPBD telah melakukan penanganan banjir dengan penyelamatan dan evakuasi korban banjir, mendirikan tenda untuk posko, menyiapkan dapur umum bersama dinas terkait, dan membantu pembersihan pada rumah terdampak banjir.

“Mempercepat penanganan banjir kami melakukan pendataan jumlah korban terdampak banjir, pendataan kerugian korban bencana, menyiapkan dan menyalurkan air bersih. Kendala penanggulangan bencana banjir terkait minimnya anggaran penguatan infrastruktur. Kondisi terkini banjir berangsur surut, “ujar Akbar.

Editor : Kastolani Marzuki

Follow Berita iNewsSulsel di Google News

Bagikan Artikel:

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21