MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • SULSEL/
  • Angkasa Pura I Gelar Latihan PKD di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin
Angkasa Pura I Gelar Latihan PKD di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Angkasa Pura I Gelar Latihan PKD di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

MAKASSAR, iNews.id – PT Angkasa Pura I (AP1) menggelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja ke-113 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Latihan PKD berskala penuh yang dilaksanakan pada Kamis (30/11/2023) tersebut bertujuan untuk menguji kemampuan dan kesigapan seluruh personel operasional bandara, serta untuk menguji dokumen yang berlaku dan Standar Operating Procedure (SOP) lainnya ketika terjadi keadaan darurat di bandara. 

Dalam latihan PKD tersebut, fungsi koordinasi, komunikasi, dan komando antar unit dan instansi komunitas bandara diuji. Selain untuk menguji personel, latihan PKD juga merupakan upaya untuk menguji Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara atau Airport Emergency Plan (AEP), Dokumen Program Keamanan Bandar Udara atau Airport Security Program (ASP), serta Standard Operating Procedure (SOP) lainnya yang berlaku di bandara.

“Aspek keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan dalam bisnis kebandaraudaraan karena berkaitan dengan keselamatan jiwa manusia,” ujar Direktur Operasi AP1 MMA Indah Preastuty. 

(Foto: dok Angkasa Pura I)

Latihan PKD di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mencakup tiga jenis latihan, yaitu simulasi kecelakaan pesawat terbang atau aircraft accident exercise, simulasi penanganan ancaman keamanan bandara atau security exercise, dan simulasi kebakaran gedung terminal atau fire building exercise. 

Aircraft accident exercise menguji kemampuan personel dan dokumen SOP yang berlaku, yakni dengan mensimulasikan insiden maskapai penerbangan Malino Air yang mengoperasikan pesawat tipe Airbus 330-900 dengan rute Cengkareng-Makassar mengangkut 131 penumpang dan 6 awak pesawat, mengalami crash pada saat melakukan pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Kecelakaan tersebut terjadi dikarenakan pesawat mendapatkan terpaan angin yang ekstrem, serta tidak dapat melakukan pendaratan dengan sempurna, sehingga pilot memutuskan untuk melakukan prosedur go-around. Namun, mesin pesawat pada sisi kiri mengalami masalah yang mengakibatkan pesawat kehilangan daya dorong, serta kemudian tidak bisa dikendalikan. 

(Foto: dok Angkasa Pura I)

Latihan kedua adalah security exercise yang mensimulasikan penanganan terhadap dua jenis gangguan keamanan, yaitu huru hara pendemo dan penyanderaan dengan serangan bersenjata. 

Dalam latihan ketiga, yakni fire building exercise, disimulasikan adanya kebakaran di area gate 12 terminal bandara akibat korsleting listrik dari panel air handling unit (AHU). 

Dalam pelaksanaannya, latihan PKD ke-113 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tidak hanya melibatkan personel yang berasal dari internal AP1 saja, tetapi juga melibatkan personel dari sejumlah instansi stakeholder terkait, antara lain dari Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) Makassar, TNI, Kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Basarnas, rumah sakit sekitar bandara, serta maskapai penerbangan. Secara total, sebanyak sekitar 862 personel dari AP1 dan dari instansi stakeholder yang terlibat. 

Direktur Operasi AP1 MMA Indah Preastuty mengatakan bahwa AP1 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kemampuan personel

“AP1 berkomitmen untuk terus mengasah dan meningkatkan kualitas dan kemampuan personel untuk menghadapi setiap risiko, ancaman, serta gangguan keselamatan dan keamanan penerbangan, serta untuk dapat melakukan pertolongan dan evakuasi dalam keadaan darurat,” ujar Indah. 

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Taochid Purnomo Hadi turut menambahkan, semua simulasi dirancang mendekati kondisi nyata. 

“Semua simulasi dirancang sedemikian rupa mendekati kondisi nyata. Meskipun demikian, kegiatan ini telah dipersiapkan sehingga tidak menganggu operasional penerbangan dan pelayanan pengguna jasa bandara,” katanya. 

Editor : Rizqa Leony Putri

Follow Berita iNewsSulsel di Google News

Bagikan Artikel:

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21